Rabu, 10 Februari 2016

Aku Sedang Gak Jelas

Source
Bulan Juni memang saat paling panas di Pulau Ujong. Sambil menatap ke sekeliling, kuteguk tetesan terakhir Pokariswet-ku. Aaahh, benar-benar negara kota yang damai dan teratur. Tampak beberapa petugas sedang bertugas. Meskipun cuaca sangat panas, wisatawan tetap membanjiri wilayah ini.

Kulihat diujung sana seorang wanita bersama anaknya tampak hendak berfoto di depan patung singa. Hihihi, betapa lucunya tingkah gadis kecil itu. Sang Ayah yang memfoto mereka mulai menghitung mundur "satu.. Dua... Ti..."

Bruuk!

Tiba- tiba pria itu jatuh sambil memegangi bagian dadanya, nafasnya tersengal-sengal...
"uuufftgghhh... To..loo..ngg"

Istri pria itu menjerit dan berteriak minta tolong sedangkan wajah si gadis kecil tampak kebingungan. Beberapa orang tampak ingin mendekat tetapi terlihat agak ragu. Kujatuhkan botol minumku dan segera kuberlari menuju pria itu. Namun belum sampai aku berada cukup dekat dengan mereka, seorang petugas datang dan dengan cekatan menolong pria itu.

"Fyuuh, untunglah!", kataku penuh rasa syukur. Tiba-tiba ada seorang lagi petugas mendatangiku. Ia berkata, "Tuan, silakan ikut saya."

Aku tertegun, ada apa ini? Sejenak kupandang petugas itu dengan agak bingung. Kemudian tersadarlah diriku...
"Ooh..", ucapku dengan lirih. Dalam hati dengan agak sedih aku hanya bisa berkata, 'aku rapopo, hiks'.


-Ummu Jeruk

Jumat, 29 Januari 2016

I Dunno

Source

Terkadang kita tidak memerlukan penjelasan dari orang lain. Kadangkala, justru 'penjelasan' dari kita untuk kita sendirilah yang menentramkan hati.
Terkadang, kita tidak memerlukan argumen orang lain. Kadangkala, justru argumen dari kita untuk kita sendirilah yang dibutuhkan untuk membuat damai hati.
-- Tere Liye --


Selasa, 24 November 2015

Gelombang Laut


Ini salah masa -__-


Praktikum Oseanografi Fisika Modul 5, Gelombang Laut. Kita di suruh bikin wavelet di kertas ukuran A3. Fiuuh, perjuangan.

Sabtu, 31 Oktober 2015

Bernapas

Ngambil napas bentar di tengah-tengah kegilaan tugas dan laporan praktikum. Huuufthhh.

Gak tau kenapa pas lagi bengong tadi pagi aku mikirin tentang semua kesibukan kuliah, tugas laporan, dan tugas jadi asisten yang udah aku jalani beberapa minggu. Semuanya bikin pusing, menyesakkan, bikin sulit napas. Tapi, setelah kupikir-pikir lagi aku justru gak mau semua hal ini terlalu cepet berlalu. Yeah, mungkin karena aku udah mulai menikmati kegilaan ini. 

Hmm, walaupun alasan sebenernya bukan itu sih.

Sebenernya, aku gak mau gak bisa ketemu dia lagi. Yah, karena aku tahu cuma semester ini aku bisa sering-sering ngeliat dia.

Ya, cuma semester ini aja.