Selasa, 06 Oktober 2026

Menjadi Dosen

Terhitung sudah 2 tahun aku menjadi dosen di tempatku belajar S1 dulu. Ternyata dalam waktu 2 tahun ini tidak ada perkembangan alias character development pada diriku ini. Masih dengan publikasi ilmiah yang segitu-gitu saja dan masih belum melakukan presentasi ilmiah di konferensi internasional.

Kenapa ya aku seperti ini? Aku merasa ruang gerakku terbatasi semenjak jadi ibu. Bukan hanya tentang aku-aku-aku.

Semakin lama target-target untuk dosen juga semakin tinggi, publikasi yang semula tidak harus Scopus, sekarang menjadi wajib. Tentu saja kalau gak ada Scopus beresiko insentif dosennya akan dipotong. Kasihan sekali menjadi dosen ini. Gaji sudah sedikit, dipotong pula.

Hal yang menarik di per-dosen-an tahun ini adaalah aku mendapatkan hibah penelitian, sayangnya risetnya juga belum kukerjakan. Aku bingung mulai dari mana karena riset yang aku kerjakan adalah riset di bidang yang belum pernah kugeluti. Belum lagi di minggu depan ada kegiatan coaching publikasi ilmiah di Jepara. Makin-makin pusing lah aku, harus mikirin bawa anak dan segala barang-barangnya.

Mungkin harus mulai kukerjakan risetnya. Mulai besok, karena hari ini aku udah muak ngerjain paper yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

No provoking other commenters, insulting, using offensive words, spamming, copycat my post, lying about something, judging me by the way I talk, slander and be dramatic here. Thank you for your attention!